Panji Petualang berhasil menemukan ular naga yang keberadaannya relatif langka.
Panji menemukan ular naga ketika melakukan ekspedisi ke Gunung Sunda.
Panji awalnya melihat ada seekor ular kecil di aliran air, dia kemudian mengambilnya dan ternyata itu ular naga.
Panji mengungkapkan bahwa ular naga bukanlah mitos, melainkan memang nyata keberadaannya.
Ular naga tersebut berkulit kasar dan memiliki duri di sepanjang punggungnya. Namun, tidak memiliki sayap dan tanduk, serta tidak bisa menyemburkan api sebagaimana yang digambarkan pada mitos.
Panji menjelaskan, ular naga tersebut memiliki nama spesies Xenodermus javanicus. Sesuai namanya, ular tersebut hanya ada di Pulau Jawa.
“Nih, ular naga yang menjadi mitos, nih. Beneran ada ular naga emang,” kata Panji.
Setelah ditangkap, ular naga tersebut diperlihatkan Panji kepada 3 temannya.
Salah seorang temannya terkagum-kagum bisa melihat secara langsung ular naga tersebut.
Menurut Panji, ular naga sangat sulit ditemukan dan hanya ada di lokasi-lokasi tertentu saja.
“Pokoknya, dia ini adalah penguasa ketinggian. Biasanya di daerah-daerah pengunungan kebun teh yang deket-deket air. Dia ini semi akuatik,” ujar Panji dikutip dari kanal Youtube Panji Petualang.
Berdasarkan keterangannya, ular naga hidupnya di aliran-aliran air yang kecil dan di bawah tumpukan daun yang lembab.
Ular naga merupakan predator hewan kecil seperti larva, kadal, katak, dan sebagainya.
Panji menyebutkan, ular tersebut merupakan ular naga asli yang hidup di pedalaman-pedalaman hutan yang masih belum terjamah oleh manusia dan hidup di area yang dingin.
“Ini spesies ular unik yang berasal dari area ketiggian di Pulau Jawa. Indonesia harus bangga punya hewan ini karena hanya bisa ditemukan di Pulau Jawa,” ujar Panji.
Panji juga tidak menyangka akan menemukan ular naga tersebut di Gunung Sunda. Menurutnya, biasanya ular tersebut ditemukan di lereng Gunung Slamet.